Haal (Keterangan Kondisi)

Haal (Keterangan Kondisi)


الحال هو : الاسم المنصوب المفسر لما أنبهم من الهيئات

Haal termasuk isim yang dinashabkan yang menjelaskan tata cara atau keadaan yang sebelumnya samar.

نحو : (( جاء زيد راكباً )) و (( ركبت الفرس مسرجاً )) و (( لقيت عبد الله راكبا )) وما أشبه ذلك . Contohnya : جَاءَ زَيْدٌ رَاكِبًا” وَ”رَكِبْتُ اَلْفَرَسَ مُسْرَجًا” وَ”لَقِيتُ عَبْدَ اَللَّهِ رَاكِبًا”

(Zaid telah datang dengan berkendaraan, aku menunggangi kuda yang berpelana, Aku menjumpai ‘Abdullah sedang berkendaraan)

ولا يكون إلا نكرة ولا يكون إلا بعد تمام الكلام ولا يكون صاحبها إلا معرفة .

Haal itu harus nakirah dan haal itu hanya terjadi setelah kalimat nya sempurna dan shahibul haal itu pasti ma’rifat

Baca juga: Athaf
Haal (Keterangan Kondisi) Rating: 4.5 Diposkan Oleh: udan ,