Hukum Jum'atan 2 shif (Angkatan)

Assalamu'alaikum.. Numpang tanya nih.. 

Diskripsi masalah:

disuatu desa hanya terdapat satu masjid. Saat pelaksanaan sholat jum'at, masjid hanya mampu menampung separu (sebagian)  dari jumlah orang yang wajib jum'atan.
dari situ ta'mir masjid memutuskan untuk melaksanakan sholat jum'at 2x.

Caranya setelah klompok pertama selesai, klompok kedua baru mulai masuk mesjid dan melaksanakan rangkaian sholat jum'at.

keadaan tersebut terpaksa dilakukan karna tidak memungkinkan untuk memperlebar area masjid.

Pertanyaan:

bagaimana hukum pelaksanaan sholat jum'at seperti yang di lakukan dikampung tsb,?

Jika tidak boleh, bagaimana solusinya., trimakasih.
Wassalamu'alaikum wr.wb..

Pertanyaan dari = Zidna Zidan Nafi'a
Hukum Jum'atan 2 shif (Angkatan)

Jawaban:

Wa'alaikumussalam..

Jum'atan dua shif/ angkatan atau lebih (insya'ul jum'at ba'dal jum'at) yang artinya penyelenggaraan shalat jum'at lebih dari satu disuatu tempat,maka hukumnya TIDAK SAH.

Adapun selain makmum maka tidak boleh menggantikannya karena serupa dengan membentuk shalat jum'at setelah shalat jum'at yang lain (dalam satu masa secara serentak ditempat yang sama) Dan hal ini tidak diperkenankan" (Al hawasyil mada'iiyah juz II hlm 76)

Solusinya :

Boleh melakukan shalat jumat dimushola (misalnya).
jadi dalam satu kampung ada dua jamaah shalat jum'at,satu di masjid dan satu lagi di mushala.
Ini terjadi dikampung saya pribadi.
Karena banyaknya penduduk laki laki sedangkan masjid hanya satu.
maka dikampung saya ada dua jamaah shalat jumat.

karena memang dalam satu jama'ah shalat jum'at tidak mencukupi tempatnya.
Dan hukum kebolehan ini berdasarkan dari kitab JUMHUR RISALATAIN FII TA'ADDUDIL JUM'ATAIN hlm 29., AL MIZAN JILID I hlm 209,dan AL BUGHYAH Hlm 88
Hukum Jum'atan 2 shif (Angkatan) Rating: 4.5 Diposkan Oleh: udan ,