ISTILAH NAFSU

ISTILAH NAFSU

ISTILAH NAFSU

Nafsu memiliki banyak makna juga, sedangkan yang ada kaitannya dengan tujuan kami adalah dua makna:

Pertama:

maksudnya adalah cakupan makna dari kekuatan amarah dan syahwat (nafsu birahi) dalam diri manusia,sebagaimana akan dijelaskan berikut ini.

Pengertian ini yang sering digunakan oleh ahli tasawuf, karena maksud an nafs menurut mereka adalah dasar cakupan sifat-¬sifat tercela dari manusia.

Mereka berkata, “Tidak boleh tidak, harus melakukan perang melawan hawa nafsu dan membinasakannya,” di mana hal ini diisyaratkan dalam sabda Rasulullah: Musuhmu yang paling besar adalah nafsumu yang berada di antara kedua lambungmu (HR Baihaqi).

kedua :

perasaan halus (lathifah) yang telah kami jelaskan sebelum ini.
la adalah hakikat manusia.
la adalah jiwa manusia dan hakikatnya.
Akan tetapi, nafs itu bisa berwujud multidimensi tergantung pada keadaannya.
Bila ada di bawah ‘perintah’, sehingga keresahan meninggalkannya karena bertentangan dengan syahwat, maka itu disebut an nafsul muthma’innah (jiwa yang tenteram).

Baca: ISTILAH RUH

Mengenal hal ini Allah berfirman:

Hai jiwa yang tenteram, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai Nya (QS Al Fajr: 27 28).

Nafs dengan pengertian yang pertama tidak kembali kepada Allah, karena ia jauh dari Allah, dan termasuk golongan setan.

Bila ketenangan nafs itu belum sempurna, namun tetap menyerang dan membuka front dengan hawa nafsu, maka nafs yang demikian disebut an nafsul¬lawwamah (jiwa yang menyesali dirinya sendiri).
Karena nafs itu mencerca pemiliknya ketika dia melalaikan pengabdian (ibadah) kepada Tuhannya:

Baca: ISTILAH HATI

Dan Aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali (dirinya sendiri)QS Al-¬Qiyamah: 2).

Namun bila nafs menjauhi pertentangan., tunduk, dan taat kepada kehendak hawa nafsu dan godaan godaan setan, nafs seperti itu dinamai an nafsul¬ammarah bis su’ (nafsu yang menyerah pada kejahatan).

Allah Swt. berfirman menceritakan tentang istri Al Aziz:

Dan aku tidak membebaskan diriku dari kesalahan, karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan (QS Yusuf: 53).

Jadi an nafsul ammarah bis su’ itu adalah an nafs dalam pengertian pertama.
An nafs dalam pengertian ini sangat dan betul betul tercela, sedangkan an nafs dengan pengertian kedua adalah an nafs yang terpuji, karena itu adalah jiwa manusia atau hakikat dirinya yang mengetahui akan Allah dan semua pengetahuan.

Baca: Jalan Ruhani
ISTILAH NAFSU Rating: 4.5 Diposkan Oleh: udan ,