Kewajiban Mempercepat Shalat Yang Rusak

Bab Shalat kitab Fathul muin

Bab Shalat kitab Fathul muin

Kewajiban Mempercepat Shalat Yang Rusak

Dan hendaknya ia (orang yang meninggalkan shalat) mempercepat untuk mengganti shalat yang rusak sebagai (kewajiban), apabila kerusakan shalat tersebut tanpa adanya udzur (alasan).
Bahkan, wajib baginya untuk mengganti Shalat sesegera mungkin.

Guru kami, Syekh Ahmad bin Hajar telah berkata:

”Tampaknya ia (orang yang meninggalkan shalat) harus menghabiskan seluruh waktunya untuk mengqadha shalatnya kecuali apa yang ia butuhkan untuk menggunakan waktu pada perkara yang wajib”.

Sebab Keharaman Shalat Sunah (التطوع) Tambahan Sesungguhnya, implementasi ritual shalat (التطوع) atau shalat tambahan itu diharamkan secara primary hukum.
(jika masih ada shalat fardhu yang belum di-qadha), dan hendaknya ia mempercepat untuk menganti shalat tersebut sebagai
"peri-hal sunah, apabila kerusakan shalatnya disebabkan udzur (dengan alasan). Seperti, "tidur yang tidak melampaui batas, lupa dan seumpamanya" 

Baca: HUKUM SHOLAT QODHO MA'MUM PADA SHOLAT ADA' DAN SHOLAT SUNAT MA'MUM PADA SHOLAT FARDHU

KETERANGAN:

Disunahkan"tertib" didalam meng-qadha shalat-shalat yang rusak, seperti meng-qadha shalat Subuh sebelum shalat Zhuhur begitu seturusnya.

pen Catatan Kecil :

Shalat Qadha dibagi menjadi 2 Bagian :

* Bi-udzrin (Dengan alasan)
* Bighairi-udzrin (Tanpa alasan)

Yang di-maksud dengan Shalat Qadha-biudzin ialah "Shalat yang hilang dengan adanya alasan".
Seperti ketiduran, lupa dan seumpamanya. 

Adapun shalatQadha bighairi-udzrin adalah "shalat yang hilang tanpa ada alasan.
(Bukan karena ketiduran, Lupa dan seumpamanya)

Jika seseorang telah menghilangkan shalatnya tanpa alasan, maka "wajib"hukumnya untuk mengganti shalat tersebut sesegera mungkin.
Dan jika sebaliknya, maka "sunah mempercepat "pengantian" shalat tersebut.

(Allahu'alam bishawab)

Baca juga: bolehkah sholat qodho di qashar
--------------------------------------------------------------- 
(وتقديمه على حاضرة لا يخاف فوتها) إن فات بعذر، وإن خشي فوت جماعتها - على المعتمد -. وإذا فات بلا عذر فيجب تقديمه عليها. أما إذا خاف فوت الحاضرة بأن يقع بعضها - وإن قل - خارج الوقت فيلزمه البدء بها. ويجب تقديم ما فات بغير عذر على ما فات بعذر. وإن فقد الترتيب لانه سنة والبدار واجب. ويندب تأخير الرواتب عن الفوائت بعذر، ويجب تأخيرها عن الفوائت بغير عذر.
Kewajiban Mempercepat Shalat Yang Rusak Rating: 4.5 Diposkan Oleh: udan ,