Macam-macam Qodho dan Fidyah (denda) untuk Orang yang Berpuasa

Bab puasa: kitab fathul mu'in

Macam-macam Qodho dan Fidyah (denda) untuk Orang yang Berpuasa

Macam-macam Qodho dan Fidyah (denda) untuk Orang yang Berpuasa Yang pertama. 


Wajib mengqodho puasa dan membayar fidyah / denda (hanya berupa beras 1 mud (dua tangan digabung) kurang lebih ¾ kg dan diberikan kepada fakir miskin:

1. Berbuka puasa karena takut / mengkhawatirkan keadaan orang lain seperti menyelamatkan hewan / orang yang tenggelam dan wanita yang menyusui atau wanita hamil.
Jika karena takut / mengkhawatirkan diri sendiri maka hanya diwajibkan mengqodho saja, sedangkan kalau takut keduanya (dirinya dan orang lain) maka wajib mengqodho dan bayar fidyah/ denda.
2. Orang yang mempunyai hutang puasa di tahun yang telah lewat dan mampu mengqodho puasa tapi tidak berpuasa sampai datangnya bulan Ramadhon lagi. 

Mabuk dengan cara bermaksiat.


Yang kedua: Wajib mengqodho tanpa mengeluarkan fidyah:


  • 1. Seperti orang pingsan dan ayan.
  • 2. Meninggalkan niat puasa tanpa sengaja dan lupa niat 1 bulan penuh.
  • 3. Yang sengaja membatalkan puasa (asalkan tidak melakukan maksiat)


Yang ketiga: Diwajibkan mengeluarkan fidyah tanpa mengqodho puasa bagi orang tua yang berumur kurang lebih 70 tahun ke atas dan tidak mampu berpuasa.
Bagi orang sakit yang tidak bisa diharapkan kesembuhannya.

Yang keempat: Yang tidak diwajibkan mengqodho puasa dan mengeluarkan fidyah bagi orang gila yang tidak bisa diharapkan sembuh.

Baca juga: Macam-macam Hukum untuk Membatalkan Puasa
Macam-macam Qodho dan Fidyah (denda) untuk Orang yang Berpuasa Rating: 4.5 Diposkan Oleh: udan ,