HADITS TENTANG SEDEKAH

HADITS TENTANG SEDEKAH

BAB I

PENDAHULUAN

A.Latar Belakang

Sedekah, adalah kata yang senantiasa terngiang di telinga kita, namun sejauh manakah kita telah mengimplementasikan dalam keseharian hidup kita.
Sedekah adalah amalan yang mulia.
Sedekah dengan ikhlas akan menjanjikan ganjaran pahala buat kita.
Kerana setiap perbuatan baik akan dibalas dengan perkara yang baik juga.

Allah akan melapangkan dada, membuatkan kita gembira, melegakan perasaan dan mensejahterkan seluruh hidup kita.
Bersedekahlah kita walau sedikit dengan seikhlasnya.
Kerana dalam setiap rezeki dan harta yang kita miliki itu terdapat juga hak orang lain.
Jadi, adalah lebih baik jika ia dikongsi dan dinikmati bersama.
Beriman dengannya dan bersedekah seikhlasnya.

Sedekah seikhlasnya mampu meringankan beban seseorang dan menjauhkan diri kita daripada panas api neraka.
Namun perlu diketahui bahwa sedekah tidak hanya berupa materi saja namun bisa juga berupa non materi.

Dari hal tersebut maka dalam makalah ini akan membahas hadits tentang sedekah yang berupa non materi yaitu perbuatan baik adalah sedekah.

B.Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, maka masalah-masalah yang akan dibahas dalam makalah ini dirumuskan sebagai berikut: 

A.Bagaimanakah hadits tentang perbuatan baik adalah sedekah?

B.Apa sajakah faedah dari hadits tentang sedekah?

C.Tujuan Penulisan Berdasarkan rumusan masalah yang kami susun di atas, maka penyusunan makalah ini bertujuan: 

1.Untuk mengetahui bagaimanakah hadits tentang perbuatan baik adalah sedekah? 

2.Untuk mengetahui apa sajakah faedah dari hadits tentang sedekah?

BAB II

PEMBAHASAN

Perbuatan baik adalah sedekah


  1. Mendamaikan antara 2 orang yang berselisih adalah sedekah
  2. Menolong Orang Adalah Sedekah
  3. menyingkirkan suatu rintangan dari jalan adalah sedekah
  4. berkata yang baik itu adalah sedekah
  5. setiap langkah berjalan untuk shalat adalah shadaqah

Analisa Merujuk pada penjelasan-penjelasan yang menjelaskan hadits tentang perbutan baik adalah sedekah, kita bisa mengkaitkan dengan kehidupan yang kita jalani sehari-hari.
Semenjak pagi hari kita bangun dari tidur semalaman kemudian beraktifitas seharian hingga tidur kembali, banyak sekali nikmat Allah yang kita rasakan dan kita nikmati.
Seandainya kita mencoba menghitungnya, maka tak akan pernah mampu kita untuk menghitungnya.
Seandainya air lautan dan seluruh jagad raya ini dijadikan tinta, maka sampai habis tinta itu untuk menuliskan nikmat Allah, maka tak kan pernah cukup tinta itu untuk menuliskan nikmat Allah yang dikaruniakan kepada seluruh mahluk di muka bumi ini.

Allah SWT telah berfirman:

“Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dari segala apa yang kamu mohonkan kepadanya.
Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya (menghitungnya).
Sesungguhnya manusia itu, sangat dzalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah)”
[QS Ibrahim:34].

Sebagai wujud rasa syukur kita pada Sang Maha Pemberi Rezeki, maka sepantasnyalah kita membayar sedekah untuk berbagi dengan yang lain yang membutuhkan.
Allah SWT menjanjikan balasan yang berlipat ganda bagi orang-orang yang bersedekah.

Ketika kita memancing ikan dengan umpan yang besar, maka kita akan mendapatkan ikan yang besar.
Akan tetapi sebaliknya, jika umpannya kecil, maka ikan yang akan kita dapat pun ikan kecil.
Ketika kita bersedekahnya sedikit, maka tak patut kiranya kita berharap sesuatu yang banyak dari Allah SWT.
Sedekah tak selamanya harus dibayarkan dengan uang atau bisa disebut dengan materi saja.
Tapi ketahuilah bahwa setiap persendian tubuh kita juga memerlukan sedekah.

Seperti hadits Rasulullah SAW bahwa
“Setiap persendian manusia diwajibkan untuk bersedekah setiap harinya mulai matahari terbit...”

Hal itu menunjukkan bahwa kewajiban bersedekah itu dalam rangka bersyukur atas nikmat Allah yang begitu besar dalam kehidupan kita.

Dalam hal sedekah, seperti yang diungkapkan di atas bahwa sedekah tidak hanya berupa materi saja, namun sedekah bisa juga berbentuk non materi.

Seperti hadits Rasulullah saw.
Bahwa
“…Memisahkan [menyelesaikan perkara] antara dua orang [yang berselisih] adalah sedekah.
Menolong seseorang naik ke atas kendaraanya atau mengangkat barang-barangnya ke atas kendaraannya adalah sedekah.
Berkata yang baik juga termasuk sedekah.
Begitu pula setiap langkah berjalan untuk menunaikan sholat adalah sedekah.
Serta menyingkirkan suatu rintangan dari jalan adalah sedekah”.

Jadi, sedekah bisa dilakukan dengan berbuat baik, misalnya mendamaikan orang yang sedang berselisih, menolong seseorang naik ke atas kendaraannya atau mengangkat barang-barangnya, berkata baik, setiap langkah berjalan untuk melakukan shalat, serta menyingkirkan suatu rintang dari jalan merupakan sedekah.

Dari uraian yang dijelaskan di atas, dapat diperoleh kesimpulan bahwa, sedekah tidak hanya berupa materi saja, melainkan bisa juga dengan non materi yaitu bersyukur atas nikmat Allah, menolong sesama, melangkah demi kebaikan, berkata-kata baik yang membuat orang senang dan gembira, serta memberi manfaat bagi orang lain merupakan sedekah.

Faedah Hadits Tentang Perbuatan Baik Adalah Sedekah

Dari hadits sebelumnya ada enam faedah yang bisa kita ambil manfaatnya, yaitu:

1.Wajibnya sedekah bagi setiap orang dengan setiap anggota badannya pada setiap harinya mulai dari matahari terbit.
Karena perkataan Nabi shallallahu „alaihi wa sallam menunjukkan wajibnya.
Bentuk dari hal ini adalah setiap orang bersyukur kepada Allah setiap paginya atas keselamatan pada dirinya baik keselamatan pada tangannya, kakinya, dan anggota tubuh lainnya.
Maka dia bersyukur kepada Allah karena nikmat ini.

2.Hadits ini menunjukkan keutamaan berbuat adil di antara dua orang yang berselisih.
Dan Allah Ta‟ala telah mendorong kita agar berbuat islah (perdamaian).

3.Dalam hadits ini terdapat dorongan untuk menolong saudara kita, karena melakukan seperti ini termasuk sedekah.
Baik dalam contoh yang diberikan oleh Rasul shallallahu „alaihi wa sallam dalam hadits ini atau perbuatan lainnya.

4.Hadits ini memberi motivasi untuk berkata dengan perkataan yang baik.
Hal itu bisa berupa dzikir, membaca, ta‟lim (memberikan pelajaran), berdakwah dan lain sebagainya.

5.Dalam hadits ini juga ditunjukkan mengenai keutamaan berjalan ke masjid. Dalam hadits ini terdapat keutamaan menyingkirkan gangguan dari jalanan.

BAB III

KESIMPULAN

A.Kesimpulan

Dari hadits-hadits yang telah disebutkan di atas yaitu pada Hadits tentang perbuatan baik adalah sedekah,

terdapat enam bentuk sedekah non materi yaitu:

1.Wajibnya sedekah bagi setiap orang dengan setiap anggota badannya pada setiap harinya mulai dari matahari terbit.
Karena perkataan Nabi shallallahu „alaihi wa sallam menunjukkan wajibnya.
Bentuk dari hal ini adalah setiap orang bersyukur kepada Allah setiap paginya atas keselamatan pada dirinya baik keselamatan pada tangannya, kakinya, dan anggota tubuh lainnya.
Maka dia bersyukur kepada Allah karena nikmat ini.

2.Mendamaikan dua orang yang berselisih adalah sedekah.

3.Tolong-menolong antar sesama adalah sedekah.

4.Berkata-kata baik yang membuat orang lain senang adalah sedekah.

5.Berjalan menuju ke masjid untuk shalat adalah sedekah.

6.Menyingkirkan suatu yang menjadi penghalang di jalan adalah sedekah.

B.Saran

Sebagai pembaca dan pendengar, kami harap tidak hanya memahami tentang sedekah yang non materi dari makalah ini saja.
Tetapi bacalah buku-buku sebanyak mungkin agar pengetahuan tentang hadits yang mengenai sedekah lebih luas.

Dan kami sebagai penulis mengakui bahwa makalah ini jauh dari kesempurnaan.
Apabila dalam makalah ini terdapat kekurangan atau kesalahan, kami dengan senang hati menerima saran dan pembenahan dari para teman pembaca atau pendengar.
HADITS TENTANG SEDEKAH Rating: 4.5 Diposkan Oleh: udan ,