TABIAT MANUSIA BERDASARKAN HARI DAN HARI PASARAN DENGAN PEMBAGI 8

TABIAT MANUSIA BERDASARKAN HARI DAN HARI PASARAN DENGAN PEMBAGI 8 

Perhitungan lain yang dikenal adalah perhitungan dengan cara menjumlahkan nilai hari dan nilai hari pasaran dengan pembagi 8.

Untuk nilai hari dan nilai pasaran menggunakan standar nilai yang biasa digunakan, bukan standar nilai yang khusus.

Adapun cara perhitungannya dengan menjumlahkan nilai hari dan nilai hari pasaran kemudian dibagi 8.

Sisa dari perhitungan tersebut yang digunakan sebagai acuan.

Jika hari dan hari pasaran dijumlahkan tidak mencapai 8 maka jumlah tersebut dianggap sebagai sisanya.
Dan jika hasil penjumlah itu dibagi 8 tersebut tidak memiliki sisa atau pas maka dianggap bersisa 8.

a. Ginuron Keringan (jika perhitungan sisa 1)

Orangnya akan dihormati dan menjadi tempat berkeluh kesah karenabijaksana.

b. Dur Raben Apesan (jika perhitungan sisa 2)

Orangnya cenderung akan berganti-ganti pasangan, licik, dan akan mendapat kesusahan.

c. Nglampra Mblaur (jika perhitungan sisa 3)

Orangnya sering berpindah tempat hingga menemukan yang cocok.

d. Brama Panas (jika perhitungan sisa 4) 

Orangnya sangat serakah dan tidak disukai orang lain.

e. Kuat Menangan (jika perhitungan sisa 5) 

Orangnya akan berkuasa dan dinaungi kemenangan.

f. Cantula (jika perhitungan sisa 6)

Orangnya memiliki perangai buruk.

g. Punjul (Jika perhitungan sisa 7)

Orangnya memiliki kemampuan yang lebih dalam berbagai bidang.

h. Ilmu Lantipan (jika perhitungan sisa 8) 

Orangnya memiliki kepandaian dan menguasai berbagai macam ilmu.

Contoh:

Misalnya Paijo Tse lahir pada hari Jumat Wage (6 + 4 = 10).
Hasil penjumlahan tersebut kemudian dibagi 8 sehingga memiliki sisa 2.

Jadi, menurut perhitungan ini Paijo Tse orangnya cenderung akan berganti-ganti pasangan, licik, dan akan mendapat kesusahan.

baca juga: TABIAT MANUSIA BERDASARKAN HARI DAN HARI PASARAN DENGAN PEMBAGI 9
TABIAT MANUSIA BERDASARKAN HARI DAN HARI PASARAN DENGAN PEMBAGI 8 Rating: 4.5 Diposkan Oleh: udan ,