TABIAT MANUSIA BERDASARKAN HARI DAN HARI PASARAN DENGAN PEMBAGI 7

TABIAT MANUSIA BERDASARKAN HARI DAN HARI PASARAN DENGAN PEMBAGI 7 

Perhitungan lain yang juga dikenal adalah perhitungan tabiat berdasarkan penjumlahan hari dan hari pasar dengan pembagi 7.

Dalam perhitungan ini terdapat 7 kategori berbeda.

Keterangan:

khusus untuk perhitungan tabiat manusia berdasarkan hari dan hari pasaran dengan pembagi 7, nilai hari dan hari pasaran berbeda dengan nilai perhitungan biasanya.

Untuk lebih jelasnya lihat nilai hari dan nilai hari pasaran di bawah ini.

A. Hari

Ahad/Minggu nilainya = 3
Senin nilainya = 4
Selasa nilainya = 5
Rabu nilainya = 6
Kamis nilainya = 7
Jumat nilainya = 1
Sabtu nilainya = 2

B. Hari Pasar

Kliwon nilainya = 1
Legi nilainya = 2
Pahing nilainya = 3
Pon nilainya = 4
Wage nilainya = 5

Aturan perhitungannya adalah dengan menjumlah nilai hari dan nilai hari pasaran.
Setelah dijumlahkan kemudian dibagi dengan pembagi 7.
Sisa pembagian tersebut yang digunakan sebagai patokan.
Akan tetapi, jika nilai hari dan nilai hari pasaran tidak dapat dibagi karena jumlahnya lebih kecil dari 7 maka hasil penjumlahan tersebut dianggap sisanya.

Dan jika perhitungan tidak bersisa atau pas dibagi dengan 7 maka dianggap memiliki sisa 7.

a. Segara Wasesa (jika perhitungan sisa 1) 

Tabiat orangnya suka berbuat kebajikan dan dalam kehidupannya dikarunai banyak rezeki

b. Tunggak Semi (jika perhitungan sisa 2) 

Tabiat orangnya pandai mengatur keuangan dan akan selalu memiliki rezeki yang berkecukupan.

c. Satriya Wibawa (jika perhitungan sisa 3) 

Tabiat orangnya selalu mendapatkan keberuntungan.

d. Sumur Sinaba (jika perhitungan sisa 4) 

Tabiat orangnya dapat menjadi pengayom sehingga bisa jadi tempat berkeluh kesah.

e. Bumi Kapetak (jika perhitungan sisa 5) 

Tabiat orangnya tekun dan pekerja keras sehingga cocok jadi petani.

f. Satriya Wirang (jika perhitungan sisa 6) 

Tabiat orangnya tahan susah dan selalu mendapatkan halangan.

g. Lebu Katiup Angin (jika perhitungan sisa 7)

Tabiat orangnya selalu merasa kekurangan dan selalu mengalami perpindahan tempat tinggal hingga menemukan tempat yang cocok.

Contoh:

Misalnya Ponimin Diharja lahir pada Jumat Kliwon (1 + 1 = 2).

Hasil penjumlahannya 2 sehingga tidak dapat dibagi 7.
Oleh karena itu, dianggap memiliki sisa 2.

Jadi, menurut perhitungan ini Ponimin Diharja termasuk dalam Tunggak Semi sehingga tabiatnya pandai mengatur keuangan dan memiliki kecukupan rezeki.

baca juga: TABIAT MANUSIA BERDASARKAN HARI DAN HARI PASARAN DENGAN PEMBAGI 8
TABIAT MANUSIA BERDASARKAN HARI DAN HARI PASARAN DENGAN PEMBAGI 7 Rating: 4.5 Diposkan Oleh: udan ,